Benarkah Perempuan Lebih Banyak Menggunakan Sosial Media?

Luviana - www.Konde.co

Selama ini ada banyak pertanyaan, sebenarnya siapakah pengguna sosial media terbanyak? Laki-laki atau perempuan?. Banyak anggapan menyatakan bahwa jawabannya pasti laki-laki, karena laki-laki lebih banyak menguasai teknologi dibandingkan perempuan. Benarkah begitu?

Sebuah studi yang dirilis 26 Agustus 2011 oleh Pew Internet & American Life Project menunjukkan bahwa perempuan muda di Amerika adalah pengguna terbesar situs jejaring sosial. Mereka menggunakan Facebook, MySpace dan Linkedin. Studi ini menemukan bahwa perempuan muda adalah pengguna yang mempunyai kekuatan pada situs-situs media sosial tersebut.

Di tahun 2011 tersebut,  sebanyak 69 persen perempuan menggunakan situs media sosial, dibandingkan laki-laki yang hanya 60 persen. Selain itu, 89 persen perempuan pengguna situs adalah perempuan berusia 18-29  tahun.

Temuan ini berfungsi untuk lebih menunjukkan meningkatnya penggunaan situs jejaring sosial di Amerika. Menurut Kathryn Zickuhr, spesialis penelitian dari Pew Internet menyatakan bahwa situs jejaring sosial adalah  tempat perempuan  muda menemukan pengalaman penting mereka.

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa sejak tahun 2008, jumlah perempuan yang menggunakan situs media sosial jumlahnya lebih dari dua kali lipat.

Iris Vermeren, Manajer Brandwatch.com dalam situsnya di tahun 2015 menuliskan, bahwa perempuan memang pengguna sosial media terbanyak dibandingkan laki-laki. Ada 76 persen perempuan yang aktif di sosial media, sedangkan hanya 72 persen laki-laki yang aktif di sosial media.

Temuan lain, pengguna sosial media terbanyak tetap didominasi perempuan muda berumur 18-29 tahun. Rata-rata mereka menggunakan Facebook, Tumblr, Pinterest, Snapchat, Instagram and Twitter.

Bagi Perempuan, Sosial Media Digunakan untuk Apa?
Melalui sosial media dalam tulisan Iris Vermeren disebutkan bahwa perempuan lebih senang membangun jaringan dan menjalin komunikasi dengan teman dan keluarga. Sedangkan laki-laki lebih banyak menggunakan sosial media untuk membangun pengaruh yang kuat misalnya dalam berbisnis.

Sarah Granger, penulis buku The Digital Mystique: How the Culture of Connectivity Can Empower Your Life—Online and Off seperti ditulis Rassel Kassenbrock dalam msmagazine misalnya menuliskan bahwa perempuan menggunakan sosial media tidak hanya untuk berkomunikasi dengan saudara dan teman, namun ada banyak kegunaan sosial media bagi perempuan selama ini.

Granger mengatakan bahwa sosial media berguna untuk membangun komunikasi bagi perempuan, apalagi jika ia tinggal di sebuah kota dimana tak banyak saudara atau teman yang tinggal di dekatnya. Perempuan juga banyak menulis di blog. Selain untuk  melatihnya menulis, blog juga digunakan untuk mengungkapkan pikiran-pikiran perempuan, misalnya perempuan bisa menuliskan soal kultur yang selama ini membelenggunya.

Dalam perjuangan gerakan perempuan misalnya, perempuan harus menguasai teknologi apalagi teknologi baru seperti internet. Dengan menguasai teknologi maka perempuan bisa mengakses informasi secara cepat. Teknologi juga bisa membebaskan belenggu hidupnya. Dengan internet misalnya, perempuan bisa menulis dan berpartisipasi dalam mengeluarkan pemikirannya tentang kondisi di sekitarnya.


Bahan: msmagazine.com dan Brandwatch.com