Keluarga, Rumah Terbaik untuk Individu


Luviana – www.konde.co

Jakarta, Konde.co - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) akan menyelenggarakan "Pekan Keluarga Nusantara" pada 22-29 Juni 2016. Pekan Keluarga Nusantara ini sebagai bagian untuk memperingati hari Keluarga Nusantara yang jatuh setiap tanggal 29 Juni.

Pekan Keluarga Nusantara yang akan diadakan di 26 provinsi ini juga menjadi ruang diskusi untuk memaknai ulang esensi dan memasyarakatkan peran keluarga sebagai tempat perlindungan, penerimaan dan perkembangan individu yang pada akhirnya akan mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Sudah seharusnya keluarga menjadi rumah terbaik baik semua individu, termasuk yang memiliki orientasi seksual berbeda, disabilitas, memiliki permasalahan hukum, Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA),korban kekerasan seksual,” tutur Ketua Pengurus Nasional PKBI, Sarsanto W. Sarwono.

Miss Waria 2006 yang kini bekerja di PKBI, Merlyn Sopjan mengatakan bahwa penerimaan keluarga terhadap setiap individu di dalamnya menjadi hal yang signifikan dalam menunjang aktivitasnya. Karena dengan diterima sebagai individu yang berbeda oleh keluarga akan menimbulkan rasa aman dan nyaman, akhirnya individu dapat terbuka berkomunikasi mengenai apapun di dalam keluarganya, termasuk terbuka tentang orientasi seksualnya.

“Meskipun keterbukaan status itu merupakan sebuah proses panjang, namun penerimaan keluarga sangat berperan untuk menciptakan iklim yang nyaman dan aman bagi individu. Ketika iklim tersebut sudah terasa, individu akan terbuka dengan keluarganya. Potensi dirinya akan lebih jauh akan berkembang,” tutur Merlyn Sopjan.


Keluarga Berencana (KB) dan Makna Hari Keluarga

Ketua Pengurus Nasional PKBI Sarsanto W. Sarwono mengatakan, bahwa hari keluarga seharusnya menjadi momen yang tepat untuk memaknai arti keluarga secara luas dan refleksi peran keluarga dan keluarga berencana bagi kehidupan masyarakat.

Saat ini Keluarga Berencana (KB) dipahami hanya terbatas pada alat kontrasepsi dan jumlah kelahiran anak (dua anak cukup), namun esensi dasar dari perencanaan keluarga belum dipahami secara utuh.

“Sejak awal berdirinya 59 tahun lalu, PKBI menyerukan bahwa KB seyogyanya dimaknai secara meluas sebagai sebuah perencanaan keluarga demi terciptanya keluarga yang bertanggungjawab, yaitu keluarga yang menunaikan tanggungjawabnya dalam dimensi kelahiran, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan masadepan,” tutur Sarsanto.

Melalui “Pekan Keluarga Nusantara” ini PKBI bermaksud mengajak seluruh pihak untuk kembali memaknai perencanaan keluarga dengan matang, termasuk Keluarga Berencana dan penggunaan alat kontrasepsi sebagai alat yang dapat membantu perencanaan berkeluarga.


Keluarga, Thank You for Being in My Life

Koordinator Pelaksana "PekanKeluarga Nusantara" dari PKBI, Ryan A. Syakur dalam media gathering di Bakoel Koffie Cikini (23/6/ 2016) kemarin mengatakan bahwa serangkaian kegiatan yang akan dilakukan dalam “Pekan Keluarga Nusantara” ini antaralain: pelayanan kesehatan gratis, diskusi bersama forum keluarga anak bermasalah dengan Hukum (ABH), dan forum keluarga waria, diskusi dan pemutaran film, talkshow di radio dan beragam acara hiburan yang melibatkan keluarga.

“Rangkaian acara  akan dimulai tanggal 22 Juni 2016 dengan peluncuran twibbon kampanye Hari Keluarga 2016 “Thank You For Being in My Life” di sosial media, sebagai bentuk ucapan terimakasih atas dukungan keluarga dalam kehidupan setiap individu. Ini penting sekali, karena seringkali bentuk dukungan keluarga yang bermakna tersebut dilupakan. Hari Keluarga, yang pada tahun ini berdekatan dengan Idul Fitri adalah momen yang tepat bagi masyarakat untuk merayakan berharganya keberadaan keluarga bagi kehidupan kita,” ujar Ryan A. Syakur.

Acara puncak “Pekan Keluarga Nusantara” akan diselenggarakan secara serentak di 10 Provinsi di Indonesia pada Sabtu, 25 Juni 2016. PKBI Pusat akan melakukan kegiatan berupa Pemutaran dan Diskusi Film Women and Impact karya Kennedy Jennifer Dhillon yang akan menghadirkan Pengurus Cabang PKBI Jakarta Timur Christine Siahaan, Aktris Nova Eliza dan Psikolog Baby Jim Aditya sebagai narasumber. Selain itu juga akan dilangsungkan Obrolan Sore “Arti Keluarga Bagi Kita.”

Selama acara akan berlangsung Layanan Kesehatan gratis berupa layanan kesehatan dasar, konsultasi KB dan tes HIV. Acara akan disemarakkan dengan penampilan akustik dari Kin and Friends dan Institut Musik Jalanan.