Mengajak Kampus Mengakhiri Pelecehan Seksual


Luviana – www.Konde.co

Bagaimana cara mengajak kampus atau universitas untuk peduli pada persoalan kekerasan terhadap perempuan? Feminist.org menuliskan sejumlah contoh yang dilakukan kampus-kampus di Amerika, tentang bagaimana mereka melakukan kampanye dan advokasi menghapuskan kekerasan seksual:

1. Pertama, yang dilakukan adalah membuat peraturan bahwa kampus harus steril terhadap kekerasan seksual

2. Dalam aturan tersebut harus diperjelas hak-hak korban dan tanggung jawab sekolah untuk memberikan informasi tentang proses yang relevan, disiplin, kemungkinan sanksi untuk pelanggaran seksual, dan bagaimana cara menyelamatkan korban.

3. Sekolah diminta untuk membuat program pendidikan pencegahan proaktif pada relasi dan juga memberikan pendidikan seksualitas.

4. Ada mekanisme penyelesaian untuk pelecehan di kampus, yaitu kedua pihak harus memiliki kesempatan yang sama hadir dalam proses penyelesaian.

5. Pengurus sekolah yang melakukan proses penyelesaian harus dilatih tentang cara bagaimana memberikan perspektif pada korban dan mempromosikan akuntabilitas.

6. Korban harus diberitahu tentang hak atas layanan konseling dan pilihan-pilihan untuk melaporkan kejadian yang ia alami.


Cara lain untuk menolak kekerasan seksual terhadap perempuan yaitu berkampanye dan melakukan unjuk rasa, teknis unjuk rasa antaralain:

• Memetakan rute yang dapat diakses meliputi kampus Anda.

• Biarkan keamanan kampus tahu tentang acara tersebut.

• Melakukan kampanye pencegahan melalui Facebook di event-event serta menyebarkan informasi apapun terkait kekerasan seksual terhadap perempuan.

• Undang pejabat kampus yang bekerja pada isu-isu kekerasan seksual dan memberi mereka kesempatan untuk menginformasikan tentang layanan yang mereka berikan.


Lalu bagaimana cara melakukan kampanye anti kekerasan?

1. Melakukan kampanye secara online dan membuat situs anti kekerasan seksual di kampus yang bisa diakses semua mahasiswa dan akademika kampus

2. Tatap muka dan sharing

3. Mengadakan banyak kegiatan terkait isu tersebut

4. Mengajak semua pihak di kampus untuk menulis kampanye penolakan kekerasan seksual

5. Melakukan survey yang relevan dengan isu

6. Mempublikasikan temuan yang mengesankan berperspektif korban dan menyebarkannya ke pers untuk kampanye secara lebih meluas


(Referensi http://feministcampus.org/campaigns/campus-violence)