about US

1. Mengapa Konde.co harus hadir?

Konde.co adalah media alternatif berbasis online yang diinisiasi oleh sejumlah individu yang mempunyai keresahan yang sama terhadap marjinalisasi, diskriminasi, subordinasi, kekerasan dan stigma yang negatif terhadap perempuan dan masyarakat marjinal dan mengubahnya melalui media. Melalui tulisan, Konde.co hadir dengan gagasan untuk mengelola ruang publik dari sudut pandang perempuan dan masyarakat marjinal yang memberikan pemahaman, pencerahan, kesadaran dan daya kritis masyarakat.

Konde.co merupakan aktivitas yang dikelola oleh sejumlah individu melalui perkumpulan bernama : Konde Institute, sebuah perkumpulan yang memperjuangkan kebebasan berekspresi, berserikat dan berpendapat bagi perempuan dan kelompok marjinal di media.

2. Mengapa Konde?
Konde identik dengan properti yang melekat pada perempuan di Indonesia. Konde mempunyai model dan corak yang berbeda-beda sesuai dengan karakter dan kultur budaya masyarakat Indonesia. Sebab itu, Konde tidak hanya melekatkan perempuan, tetapi juga identitas keberagaman di Indonesia.

Namun demikian, ditengah tarikan arus modernisasi dan menguatnya kelompok fundamentalisme di Indonesia, Konde menjadi identitas yang semakin terpinggirkan. Posisi Konde tidak jauh dari pemakainya; perempuan. Perempuan dan masyarakat marjinal dalam situasi saat ini semakin terpinggirkan identitasnya, terbelenggu dalam arus modernitas, fundametalis dan patriakhi.

3. Konde.co ditulis dengan :
Dalam penulisan ataupun unggahan foto yang dikelola oleh Konde.co memegang perspektif :
1.    perempuan dan masyarakat marjinal.
2.    anti diskriminasi dan kekerasan
3.    penghormatan hak asasi manusia

4. Tulisan di Konde.co
Konde.co mempunyai 2 rubrik, yaitu rubrik perspektif dan rubrik peristiwa. Rubrik Perspektif adalah tulisan/foto yang dibuat berdasarkan ide/gagasan tentang isu perempuan dan isu masyarakat marjinal. Tulisan dalam bentuk opini/artikel/feature.


Pada rubrik peristiwa, berisi berita/ foto tentang peristiwa, kejadian yang menimpa perempuan atau profil, interview, resensi buku, film dll yang dilakukan oleh para perempuan dan kelompok marjinal. Berita/ foto bisa merupakan peristiwa di Indonesia maupun luar negeri yang bisa ditulis/difoto oleh masyarakat sendiri sebagai bagian dari jurnalisme warga.