Didenda Karena Pekerjakan Lebih Banyak Perempuan,Anne Hidalgo:Ini Keputusan Menyenangkan

Apa yang dilakukan Walikota Paris, Anne Hidalgo sedang menjadi pembicaraan publik. Anne Hidalgo diharuskan membayar denda karena mempekerjakan lebih banyak perempuan daripada laki-laki. Anne Hidalgo mencemooh keputusan ini, ia justru tertantang untuk datang dan membayar sendiri dendanya

Pihak berwenang kota Paris, Perancis, didenda karena mempekerjakan terlalu banyak perempuan pada posisi senior.

Keputusan itu dicemooh dan dinilai “tidak masuk akal” oleh walikota Anne Hidalgo pada hari Selasa (15/12).

Denda $110.000 itu dikenakan oleh kementerian layanan publik Perancis dengan alasan bahwa pada tahun 2018 balai kota Paris melanggar aturan nasional tentang kesetaraan gender pegawai.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kita telah didenda,” ujar Hidalgo pada pertemuan dewan kota. Ia mengaku dipenuhi “kegembiraan” ketika mengetahui hukuman itu.

Hidalgo mengatakan ia dinyatakan bersalah karena dalam posisi manajemen di balai kota ada 11 perempuan dan hanya lima laki-laki pada tahun 2018. Itu berarti 69 persen posisi itu dipegang perempuan.

“Manajemen balai kota, tiba-tiba, menjadi terlalu feminis,” kata Hidalgo yang beraliran Sosialis sambil tertawa. Ia terpilih kembali untuk masa jabatan baru di pucuk pimpinan Paris tahun lalu.

Menurut putusan yang dikutip oleh harian Le Monde, balai kota telah melanggar aturan sejak tahun 2013. Aturan itu menetapkan bahwa jumlah satu jenis kelamin tidak boleh lebih dari 60 persen untuk posisi manajemen.

Hidalgo menyatakan ia akan datang langsung untuk membayar denda tersebut kepada pemerintah. Ia akan didampingi wakil-wakilnya dan semua perempuan yang bekerja untuknya.[ka/lt]

(Foto: Wikipedia)

(Sumber: Voice of America)

Tim Konde.co

Konde.co lahir pada 8 Maret 2016 untuk mengelola ruang publik dari sudut pandang perempuan dan minoritas sebagai bagian dari kesadaran dan daya kritis, menghadirkan penerbitan artikel di website, produksi video/ film, dan informasi/ pengetahuan publik. Kini dikelola oleh individu-individu yang mempunyai kesamaan dalam memandang perempuan dan minoritas.

Let's share!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email