Oprah Winfrey Wawancara Meghan Markle Tentang Keputusan Keluar Dari Kerajaan Inggris

Keluarga Kerajaan Inggris bersiap menjelang diudarakannya wawancara televisi Amerika dengan Duke dan Duchess of Sussex atau yang secara luas disebut sebagai Harry dan Meghan pada 7 Maret 2021

Wawancara ini dilakukan di tengah laporan bahwa isi wawancara itu eksplosif dan akan menjadi tontonan yang tidak nyaman bagi para bangsawan dan anggota senior kerajaan Inggris itu.

Wawancara dengan pembawa acara bincang-bincang Oprah Winfrey itu direkam di California, sehari sebelum Istana Buckingham mengumumkan bahwa pasangan itu telah memutuskan tidak akan kembali ke Kerajaan Inggris.

Mereka akan terus hidup mandiri di Amerika di mana mereka telah mencapai kesepakatan yang menguntungkan untuk memproduksi program bagi Netflix dan Spotify, dan meluncurkan yayasan nirlaba mereka sendiri.

Beberapa orang dalam di stasiun televisi CBS mengatakan wawancara itu tampaknya akan memperlebar jurang antara pasangan itu dengan keluarga kerajaan.

Mereka mengingatkan bahwa wawancara itu mungkin akan menjadi salah satu yang paling terkenal yang menampilkan anggota keluarga Kerajaan Inggris setelah ibunda Harry, mendiang Princess Wales – yang juga dikenal sebagai Princess Diana – menyampaikan sisi pandangannya pada tahun 1995 tentang runtuhnya perkawinannya dengan Pangeran Charles.

Dalam wawancara tahun 1995 itu Diana menjelaskan bahwa suaminya telah berselingkuh dengan perempuan yang dikencaninya sebelum perkawinan mereka.

“Ada tiga orang dalam perkawinan kami ini, jadi sedikit ramai,” ujarnya Diana ketika itu juga mengakui memiliki hubungan dengan orang lain karena kesepian dan pengkhianatan yang terjadi.

Duke dan Duchess of Sussex, yang kini sedang hamil anak kedua, tahun lalu memutuskan mundur dari peran mereka sebagai anggota keluarga kerajaan selama masa percobaan, dengan mengatakan mereka menginginkan kebebasan guna mengerjakan proyek-proyek mereka sendiri dan ingin mandiri secara keuangan, sesuatu yang mereka raih dalam waktu singkat.

Pasangan yang tidak menyukai pembatasan-pembatasan terhadap keluarga kerajaan itu mengatakan mereka tidak ingin memutuskan hubungan secara total tetapi berharap ada pengaturan di mana Harry tetap memperoleh perlindungan kerajaan dan mempertahankan gelar kehormatan militer yang diraihnya, termasuk posisinya sebagai kapten di Britain’s Royal Marines. Gelar yang dianugerahkan oleh Ratu Elizabeth II.

Pengumuman Kerajaan Inggris

Pekan lalu, pasangan itu dan Istana Buckingham, yang tidak pernah senang dengan pengaturan yang disampaikan lebih dulu itu, mengkaji ulang percobaan pemisahan yang telah dilakukan dan pada hari Jumat (19/2) memastikan bahwa Harry dan Meghan tidak akan kembali menjalankan tugas-tugas kerajaannya; keputusan akhir yang membuat pasangan itu berpisah dari keluarga kerajaan.

Kerajaan Inggris juga mengumumkan bahwa Harry akan melepaskan gelar militer kehormatannya, yang menurut beberapa teman pasangan itu telah membuat Harry marah. Pernyataan tentang penyelesaian pemisahan itu – yang juga dikenal sebagai Megxit – bernada resmi, tetapi hal itu juga mengindikasikan jauhnya pandangan pasangan itu dan Istana Buckingham, dan tumbuhnya keretakan diantara keduanya. [em/jm]

(Foto: Wikipedia)

(Sumber: Voice of America)

Eva Mazrieva

Jurnalis Voice of America/ VOA

Let's share!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email