Gerakan #MeToo; Komedian Bill Cosby Bebas Pasca Hukuman Pelecehan Seksual

Komedian Amerika Bill Cosby dibebaskan hari Rabu, 30 Juni 2021 setelah Mahkamah Agung negara bagian Pennsylvania membatalkan hukuman tahun 2018 atas tuduhan penyerangan seksual yang ia lakukan.

Hukuman pada Bill Cosby mengingatkan pada perjuangan gerakan “Me Too” yaitu ketika sejumlah perempuan di Amerika memberanikan diri menuntut para laki-laki berpengaruh di dunia hiburan, media, dan politik dengan tuduhan kekerasan seksual.

Bill Cosby yang berusia 83 tahun pada Rabu, 30 Juni 2021 kembali ke rumahnya di pinggiran Philadelphia beberapa jam setelah pengadilan tertinggi negara bagian Pennsylvania mengeluarkan putusan pidana komedian itu.

Cosby mendapat hukuman 3 hingga 10 tahun penjara berdasarkan kesaksian yang ia sampaikan pada tahun 2005 atas sebuah gugatan perdata yang diajukan terhadap dirinya oleh Andrea Constand. Cosby dituduh melakukan kekerasan seksual setelah memberikan Andrea obat penenang tanpa sepengetahuan perempuan tersebut, serta sempat membuat dirinya lumpuh dan tidak bisa melawan.

Akan tetapi, Mahkamah menyatakan jaksa pada saat itu berjanji kepada Cosby bahwa kesaksiannya tidak akan digunakan terhadap dirinya dalam persidangan pidana – sebuah janji yang berlaku untuk penuntut mana pun di kemudian hari.

Cosby yang terlihat lemah, berdiri bersama tim hukumnya untuk merayakan keputusan pengadilan setelah pembebasan dirinya. Jennifer Bonjean, pengacara Bill Cosby mengemukakan, “Jelas, kami senang Cosby bebas kembali ke rumah. Ia menjalani tiga tahun hukuman yang tidak adil yang dijalankan sesuai prinsip dan bermartabat.

Tuduhan Constand adalah salah satu dari puluhan tuduhan yang dilontarkan terhadap selebriti dunia hiburan yang ternama itu, banyak dari tuduhan itu berasal dari kejadian beberapa dekade yang lalu.

Hukuman Cosby itu termasuk salah satu kasus pertama yang diputuskan di era yang disebut gerakan “Me Too”, ketika sejumlah perempuan memberanikan diri menuntut pria berpengaruh di dunia hiburan, media, dan politik itu dengan tuduhan kekerasan seksual.

Constand bersama pengacaranya mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyebut putusan itu mengecewakan, dan mengungkapkan kekhawatiran dirinya bahwa hal itu akan menghalangi korban-korban kekerasan seksual untuk melapor. 

Sebelumnya pada Mei 2018, Organisasi pemberi penghargaan film Oscars mengeluarkan aktor-komedian Bill Cosby dan sutradara Roman Polanski karena tuntutan kasus kekerasan seksual. Dalam pernyataannya, Academy of Motion Pictures Arts and Sciences mengatakan dewan gubernurnya “senantiasa menjunjung etika standar yang menghendaki para anggota memegang teguh nilai-nilai Academy dalam menghormati martabat manusia.”

Academy mengeluarkan standar kaidah baru ini bulan Desember 2018 menyusul banyaknya tuduhan tentang pelecehan seksual dan fisik oleh Harvey Weinstein yang kemudian dikeluarkan dari keanggotaan Academy bulan Oktober.

Kaidah itu menyebut Academy bukanlah tempat bagi “orang yang menyalah-gunakan status, kekuasaan atau pengaruh mereka dalam bentuk yang melanggar standar kesusilaan.”

Bill Cosby yang lebih terkenal di televisi daripada film lalu dinyatakan bersalah memberi obat bius dan kemudian melakukan pelecehan seksual terhadap bekas manejer tim basket puteri Universitas Temple, Andrea Constand tahun 2004.

Pada 25 September 2018 Seorang hakim Pennsylvania kemudian menghukum aktor Bill Cosby (usia 81 tahun) dengan tiga sampai 10 tahun di penjara negara bagian, karena terbukti membius dan melakukan penyerangan seksual terhadap seorang perempuan di rumah aktor itu pada tahun 2004.

Hakim, Steven O’Neill, juga memerintahkan Cosby untuk secepatnya dipenjarakan, menolak permintaan Cosby agar diizinkan tetap bebas dengan jaminan.

Cosby adalah selebriti pertama era #MeToo yang dihukum sejak awal gerakan yang sudah menjatuhkan banyak orang penting di bidang hiburan, politik dan media karena perbuatan yang tidak sepantasnya. Istrinya, Camille Cosby, tidak hadir di pengadilan ketika vonis itu diumumkan.

Sebelumnya, hakim menyebut Cosby sebagai “pemangsa seksual dengan kekerasan.” Sebutan itu berarti Cosby akan diwajibkan melapor setiap triwulan kepada pihak berwenang, dan namanya akan dicantumkan dalam daftar pelaku pelanggaran seksual yang dikirim ke lingkungan perumahan, sekolah-sekolah dan para korban. Ia juga harus menerima penyuluhan wajib selama sisa hidupnya.

Dalam pemeran di televisi, Cosby sebelumnya berperan sebagai Dr. Cliff Huxtable dalam serial komedi di televisi The Cosby Show dan pernah dikenal sebagai “America’s Dad.”

Cosby divonis di tahun 2018 untuk tiga tindak pidana penyerangan seksual tidak senonoh terhadap Andrea Constand pada tahun 2004. Constand adalah salah seorang dari 60 lebih perempuan lainnya dengan tuduhan serupa terhadap Cosby, tetapi sejauh ini satu-satunya yang keluhannya mengarah pada vonis. 

Gerakan #MeToo diluncurkan sekitar tahun 2017 setelah berbagai tuduhan terhadap produser Hollywood Harvey Weinstein, lalu pada Bill Cosby mengemuka. Sejak itu, banyak orang membagikan kisah penyerangan dan pelecehan seksual yang mereka alami. (my, vm/al, mg/em]

(Foto: theconversation.com)

 

Voice of America

Let's share!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email