Aksi Anak Muda: ARMY BTS Galang Solidaritas Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Solidaritas ARMY BTS seluruh Indonesia bagi para korban Kanjuruhan dilakukan dengan aksi nyata menggalang donasi dan menyediakan bantuan hukum hingga psikologis.

Solidaritas untuk para korban terdampak tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa timur, terus berdatangan. Salah satunya berasal dari Fans BTS di Indonesia, ARMY Indonesia yang menggalang donasi lewat laman kitabisa.com.

Proyek donasi yang diinisiasikan oleh BTS Army Project Lombok pada 3 Oktober 2022 ini,  berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 447 juta hanya dalam waktu 30 jam. 

Berkenaan itu, pihak koordinator merasa perlu untuk melakukan perencanaan yang matang terkait penyaluran donasi ini. Sebab besaran dana yang terkumpul sangat mempengaruhi proses penyaluran dan tanggung jawab yang harus diemban sehingga penggalangan dana ini harus ditutup lebih awal, yaitu pada 4 Oktober 2022. 

“Semua proses juga dibantu dan dibimbing oleh relawan-relawan di Malang,” ujar Andrea, Perwakilan ARMY Indonesia ketika dihubungi Konde.co, Sabtu (8/10).

Untuk proses perencanaan dan penyaluran donasi, pihaknya mengatakan BTS Army Project Lombok berkoordinasi dengan Light Army Malang, salah satu base penggemar BTS (Army) di Indonesia yang kebetulan berdomisili di Malang, seperti nama base itu sendiri, Light Army Malang berkontribusi besar untuk pengumpulan data korban serta realisasi ke lapangan bersama dengan relawan dan pihak-pihak yang bersedia membantu. 

Army Indonesia Festa, yang sebelumnya sempat ramai diberitakan terkait proyek donasi untuk ojol saat sedang hype BTS Meal di Indonesia, juga turut berkoordinasi untuk membantu perencanaan dari penyaluran donasi ini. Berkat proyek sebelumnya yang sudah dikenal, BAP Lombok memberikan kesempatan kepada AIF untuk mengambil andil dalam kepengurusan proyek ini. 

Setidaknya ada 131 korban meninggal dunia yang sudah terdata dan lebih dari 500 orang menjadi korban luka yang ringan sampai yang berat per 6 Oktober 2022. Seluruh penyaluran dana santunan hanya dilakukan melalui tim lapangan yang turun secara langsung mengunjungi korban berdasarkan data yang kami miliki. 

“Seluruh koordinator dan pihak yang terlibat dalam penyaluran donasi ini mengemban amanah dan tanggung jawab supaya seluruh korban dapat menerima bantuan dan merasakan dukungan tulus dari ARMY Indonesia atas terjadinya tragedi ini,” tulis pernyataan resmi ARMY Indonesia yang diterima Konde.co

Menyoal mekanisme penyaluran bantuan, ARMY Indonesia menjelaskan bahwa akan ada 3 agenda yang menjadi sarana penyaluran dana donasi. Yang pertama adalah santunan untuk korban meninggal dan korban luka, yang kemudian diklasifikasikan lagi menjadi keluarga korban meninggal dunia yang ditinggalkan orangtua/anak, keluarga korban di bawah umur yang meninggal dunia, korban dengan luka berat/cacat permanen dan luka sedang/ringan. Santunan akan disampaikan secara langsung oleh perwakilan dari ARMY Indonesia (Light Army Malang), dibantu oleh tim relawan, unit ambulance Gupron, serta Obrox. 

Santunan yang disalurkan dibagi menjadi 3 kategori yaitu: Rp 2 juta/orang untuk keluarga korban meninggal dunia yang ditinggalkan orang tua dan korban luka berat/cacat permanen. Lalu, Rp 1 juta/orang untuk keluarga korban meninggal dunia yang ditinggalkan anak. Selanjutnya, Rp 500 ribu/orang untuk korban luka sedang/ringan. 

Pihaknya mencontohkan, korban luka yang dianggap berat adalah geger otak, patah tulang, lebam dalam, dan luka lainnya yang membutuhkan durasi yang lama untuk pemulihan atau bahkan tidak bisa dipulihkan. Untuk korban luka ringan misalnya seperti lebam luar, tergores, dan luka ringan lainnya. 

“Dari santunan ini, kami memprioritaskan korban dengan luka berat/cacat permanen, kemudian korban luka sedang/ringan, yang harapannya dana tersebut dapat membantu biaya pengobatan dan pemulihan. Santunan kepada korban meninggal dunia merupakan bentuk duka dan dukungan kami untuk keluarga yang ditinggalkan,” lanjutnya. 

Pendampingan Hukum dan Psikologis

Selain santunan, agenda lain yang dilakukan oleh ARMY Indonesia adalah pendampingan hukum dan pendampingan psikologis bagi para korban. 

Terkait pendampingan hukum, lembaga advokasi hukum akan turut mendirikan posko dan membantu korban yang memiliki masalah terkait hukum yang disebabkan oleh tragedi ini. Bagi korban yang memiliki pertanyaan atau keluhan, maka tim pengacara ARMY Indonesia akan siap membantu. 

Sementara pendampingan psikologis, psikolog dan psikiater akan hadir untuk melakukan pendampingan bagi korban yang merasakan dampak secara psikologis. ARMY Help Center (AHC) merupakan base ARMY yang berfokus pada kesehatan mental sehingga kali ini AHC akan berpartisipasi dan mendukung agenda pendampingan psikologis ini bersama psikolog dan psikiater profesional. 

Korban yang membutuhkan obat untuk membantu proses penyembuhan juga akan ditanggung oleh dana donasi ini serta akan didampingi oleh AHC yang didukung serta dibantu oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Universitas Muhammadiyah Malang, Himpunan Psikologi Indonesia, dan Biro Psikologi Lestari Surabaya.

Pada 6 Oktober 2022 lalu, perwakilan dari ARMY Indonesia yang berdomisili di Malang juga sempat memenuhi undangan dari Menko PMK bersama tim Trauma Support Mobility di ruang Basement Dome UMM untuk menerima pembekalan terkait penyaluran donasi dan bentuk bantuan lainnya untuk korban. 

“Harapannya semoga seluruh bantuan yang akan disalurkan untuk korban dari beberapa pihak dan dikoordinasikan dengan baik dan disampaikan secara tepat,” kata mereka. 

Setelah memenuhi undangan itu, tim lapangan langsung melakukan penyaluran dana santunan dengan mengunjungi rumah korban satu per satu. 

Pihak ARMY Indonesia berterima kasih atas solidaritas yang dilakukan hingga donasi dan bantuan ini bisa digalang. Termasuk kepada para fanbase media partner yang jumlahnya ratusan yang turut menyebarkan informasi. Hingga artis Indonesia Luna Maya dan Audi Marissa yang sudah dikenal sebagai bagian dari ARMY, yang juga sudah turut menyebarkan informasi terkait galang dana di akun media sosialnya.

“Proyek ini menginisiasi penggemar K-pop lain untuk turut mengadakan galang dana dan karenanya hubungan suporter bola dengan penggemar Kpop terutama ARMY Indonesia terjalin baik,” pungkasnya. 

Tim Konde.co

Konde.co lahir pada 8 Maret 2016 untuk mengelola ruang publik dari sudut pandang perempuan dan minoritas sebagai bagian dari kesadaran dan daya kritis, menghadirkan penerbitan artikel di website, produksi video/ film, dan informasi/ pengetahuan publik. Kini dikelola oleh individu-individu yang mempunyai kesamaan dalam memandang perempuan dan minoritas.

Let's share!