6 Cara Mudah Berteman Dengan Transpuan: Perlakukan Sama Seperti Temanmu Lainnya

Ada stigma yang selama ini melekat kuat pada waria atau transpuan. Sebagian orang mengidentifikasi transpuan sebagai orang yang suka berdandan menor dan selalu pulang malam-malam. Stigma ini yang kemudian membuat orang jadi takut berteman dengan transpuan. Padahal, mudah saja, perlakukan transpuan sama seperti temanmu lainnya.

Sebagian mengidentifikasi transpuan sebagai perempuan yang bekerja sebagai pekerja seks. Ada juga yang takut jika melihat waria karena dandanannya yang menor.

Melihat berbagai peristiwa di kehidupan transpuan, saya menganggap ini sebagai bagian yang penting dan menarik untuk dibahas, karena wacana transpuan masih berada di pola negativisme, transpuan seringkali disalah pahami karena ekspresinya, misalnya bagaimana mereka bertingkah laku yang feminin, pilihan pakaian mereka, juga orientasi seksual mereka yang selalu dilekatkan dengan moralitas yang kotor.

Berbagai tanggapan ini saya temukan ketika saya diberi kesempatan untuk shooting video klip “Baiknya Tidur” yang dibuat oleh Band Kopi Basi.

Tanggapan-tanggapan atas individu transpuan kemudian juga digeneralisir, meski saya yakin di zaman sekarang orang sudah mulai kritis dan jeli. Saya juga tahu, tak semua masyarakat berpikir begitu, ada yang melihat transpuan dari personalnya dahulu dan sudah mulai ada gerakan kolektif yang melihat transpuan tanpa stigma dan menjadi bagian dari suatu gerakan progresif

Transpuan atau waria secara kasat mata menurut saya, mayoritas mudah diidentifikasi dimana saja oleh masyarakat, beberapa masyarakat yang saya lihat ketika mencoba mengetahui perspektifnya ada yang menjawab takut berteman dengan transpuan. Padahal, tidak usah takut, karena transpuan sama saja dengan manusia lainnya, makan dengan makanan yang sama, dibesarkan oleh kultur yang tak jauh beda

Walaupun saya juga yakin bahwa persepsi, pandangan orang lain terhadap transpuan tidak bisa dibatasi, namun selama itu tidak bersifat melecehkan, tak akan jadi masalah.

Saya bagi saja tips bagaimana bisa saling mengenal dan berteman dengan transpuan:

1.Perlakukan transpuan sama seperti dengan teman-temanmu yang lain

Mungkin tidak mudah bagi kalian jika ada teman kalian yang transpuan dengan berbagai keunikannya. Caranya berteman, yang pertama bersikap netral, hilangkan prasangka dan stereotipe yang melekat pada identitas ini. Misalnya, berkenalanlah sama seperti kamu memperlakukan teman lain yang baru kamu kenal

2. Berpikir positif seperti kamu memperlakukan temanmu yang lain

Santai dan berpikir positif sebelum menilai personal waria, setiap individu itu unik semuanya memiliki corak sidik jari yang berbeda-beda, tidak semua transpuan bisa digeneralisir dengan perlakuan yang sama. Toh, transpuan juga manusia, yang memiliki kesalahan, kebaikan, dll.

3.Responlah dengan bijak

Jika kamu memiliki teman transpuan yang ekspresif, tanggapi dirinya dengan adil, jika memang ia mengucapkan kesalahan, kamu juga bisa menegurnya tanpa menyakiti.

4.Jujurlah dengan perasaanmu

Menuru saya, transpuan atau waria memiliki cara pandang yang kreatif, ia bisa spontan, tiba-tiba juga bisa melankolis, kalian harus jujur juga dengan perasaan kalian jika ada tindakan atau ucapan yang tidak disengaja, katakan saja, ini tidak masalah

5.Berbagi perhatian

Saya percaya dengan slogan perempuan saling menjaga, membantu dan mendukung sesama perempuan. Saya mendefinisikan ini juga berlaku untuk teman transpuan atau waria. Bentuk dukungan bisa apapun loh, satu senyuman tanpa cibiran sudah sangat membantu kesehatan mental

6.Hargai perjuangannya sama seperti kamu menghargai temanmu yang lain

Dan yang paling penting yang ingin saya garis bawahi, menjadi transpuan tidaklah mudah, mereka harus berjuang demi kelangsungan hidup. Perjuangan waria tidak hanya perjuangan yang kita sama-sama lakukan seperti mencari nafkah, tetapi ada perjuangan ekstra yaitu penerimaan diri mereka yang tidak semua orang mau menerima mereka

Menjadi waria atau transpuan juga sama seperti manusia pada umumnya, mereka juga butuh berteman, pertemanan yang tulus, ditemani ketika ada kesusahan, hal yang paling mudah dilakukan adalah merangkul mereka dengan cara yang tepat, sama seperti kamu memperlakukan temanmu yang lain

Kamu pasti banyak menemukan transpuan dimana-mana, di jalanan, di mall, di perkantoran, di salon atau tempat tempat publik lainnya. Untuk menambah pertemanan kalian, kamu bisa memberi senyuman tulus untuk waria yang kalian temui. Saya jamin, mereka akan senang karena direspon positif

Yakinlah, jika kamu berteman dengan transpuan, kamu akan mendapat pengalaman baru, pengalaman bergaul dengan kelompok yang diminoritaskan, dan ini pasti akan menambah kreativitas jiwa kamu

(Foto/ ilustrasi: Pixabay)

Jessica Ayudya Lesmana

Penulis Waria Autodidak dan Anggota Tim Cemeti

Let's share!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email