
Film ‘The Girl from Dak Lak’: Sunyi yang Mengungkap Politik Kerja Perempuan Migran

Pekerja Migran Perempuan Jadi Tumpuan, Tapi Minim Perlindungan

Long Distance Marriage, Ketika Keluarga Pekerja Ganda di Indonesia Tak Tinggal Bersama

Generasi Emas Dilanda Cemas: Sorotan Situasi Ketenagakerjaan di Awal Rezim Prabowo-Gibran

Kekerasan Seksual di Dunia Medis Marak: Ada Sistem Kerja yang Langgengkan Kekerasan

Sulit-sulit Jadi Sarjana, Tenaga Kerja Perempuan Dijegal Beban Domestik dan Informalisasi Pekerjaan

“Negara Harus Hadir” Ribuan Ojol Demo Tuntut Kesejahteraan Sampai Hapus Skema Diskriminatif

Jalan Terjal Ojol Perempuan, Bertaruh Pada Aspal dan Algoritma: Hasil Riset Konde.co (2)

Jalan Terjal Ojol Perempuan, Bertaruh Pada Panas Aspal dan Algoritma: Hasil Riset Konde.co (1)

Dilema Pustakawan di Indonesia: Tak Punya Kualifikasi Global, Sulit Bekerja di Luar Negeri

Ruang Laktasi Tak Layak, Buruh Pabrik Sering Kehilangan Alat Pumping ASI

Belajar dari Kasus NewJeans, Kelas Pekerja Gen Z Lawan Stigma dan Kekerasan di Tempat Kerja

Stereotip Bikin Gen Z Dianggap Gak Layak Jadi Manajer di Kantor

Glass Ceiling Perempuan Pekerja: Distigma Tak Mampu Kerja, Dijerat Beban Ganda

#MudaMarginal: Malam Minggunya Para Buruh, Minum Kopi Starling dan Duduk di Alun-alun

Overwork Sampai Union Busting Menimpa Septia, Sutradara Film Sampai Jurnalis CNN

Cerita 3 Ojol Perempuan: Ditolak Penumpang Laki-laki karena Bukan Muhrimnya Sampai Bias Algoritma

“Kami Bekerja 20 Jam, Dicambuk dan Disetrum” Pengakuan Korban Kerja Paksa di Myanmar

‘I Hate Monday’! Kamu Gak Sendirian Stres Menghadapi Hari Senin

Stres dan Frustrasi di Dunia Kerja, Perempuan Bisa Keluar Kerja karena Kondisi Ini

Stop Sebut Buruh Migran ‘Pahlawan Devisa’, Ini Konstruksi Patriarki di Era Surplus Pekerja

‘Saya Masih Ngajar, Padahal Mau Lahiran, Sekarang Malah di-PHK’ Cerita Pedih Guru Honorer

Aku Gen Z, Influencer Itu Pekerjaan, Tapi Sering Disebut Pengangguran

Problem Perempuan Pekerja Film: Over Work, Standar Kerja Jauh dari Impian

Hari Buruh: Jika Daycare Jumlahnya Minim, di Mana Buruh Bisa Titipkan Anaknya Ketika Kerja?

‘Ferienjob’ Kerja Berkedok Magang Mahasiswa, Bagaimana Aturan Ketenagakerjaan di Jerman?

Pekerjaan Rumah Tangga Dianggap Bukan Kerja, Ini Asal Mula Penindasan Dalam Rumah
tentang program
“Suara Pekerja” merupakan program konsorsium bersama organisasi-organisasi yaitu: Perempuan Mahardhika, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI), Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Serikat SINDIKASI), Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga/ JALA PRT, Yayasan Penyandang Down Sindrom Indonesia (YAPESDI) dan Konde.co yang didukung oleh Voice
“Suara Pekerja” merupakan program penguatan advokasi pekerja menuju pengesahan Konvensi ILO 190 Stop Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.
Karena dalam dunia kerja, para pekerja mengalami kekerasan, pelecehan dan diskriminasi sejak di rumah, di jalan, ketika sedang mengikuti workshop, magang, wawancara kerja, ketika makan, di kamar mandi, di tempat kerja hingga kembali pulang ke rumah.
Tempat kerja yang menjadi tempat seseorang menghabiskan hampir sebagian besar waktunya masih dihantui dengan risiko kekerasan dan pelecehan seksual. Ratifikasi dapat memberikan landasan hukum bagi semua pihak tentang kekerasan dan pelecehan dalam dunia kerja; baik itu pekerja, pihak manajemen, dan serikat buruh untuk menghadapi masalah ini. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kekerasan berbasis gender yang banyak terjadi dalam dunia kerja memberikan dampak negatif yang serius pada partisipasi perempuan dan juga laki-laki dan kelompok gender yang lain dalam angkatan kerja dan produktivitas kerja. Hal ini menunjukkan pentingnya penguatan advokasi pekerja menuju pengesahan Konvensi ILO 190 Stop Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.
Para Mitra
