Tahun Baru Anti Horor, 5 Film Perempuan Ini Tayang di Januari 2025

Menyambut tahun baru 2025, sederet film horor sudah siap mendominasi layar lebar. Buat kamu yang ingin suasana berbeda dengan film-film perempuan yang hangat, penuh polemik, dan misteri, film-film ini menarik ditonton.

Sepanjang bulan Januari 2025, hampir sepuluh film horor Indonesia sudah antre buat tayang di layar lebar. Mulai dari Utusan Iblis, Almarhum, Ketindihan, Pengantin Setan, Bayang-bayang Anak Jahannam, Eva Pendakian Terakhir, Sebelum 7 Hari sampai Pengantin Iblis. 

Buat pencinta film horor, ini bisa jadi “kejutan” awal tahun yang ditunggu-tunggu. Tapi buat kamu yang sudah cukup dengan “kehororan” ekspektasi vs realita di dunia nyata, dan ingin menonton film dengan nuansa beda. Kamu bisa tonton deretan film perempuan yang bakal tayang per Januari 2025 ini. 

Siapa tau, film-film perempuan ini, bakal menghangatkan hatimu, merefleksikan serta memotivasi kamu untuk lebih siap menghadapi tahun 2025. Apa saja film-filmnya?

1.Lagu Cinta untuk Mama

Film ini menceritakan tentang perjalanan cinta seorang ibu dengan anak perempuannya. Ibu itu adalah Indira (Jenny Zhang). Perempuan yang mempunyai lika-liku hidup tak direstui cintanya karena dianggap “beda kasta”. Berlatarkan budaya dan tradisi di Pulau Dewata, Bali, film ini menunjukkan tantangan yang dihadapi perempuan berkaitan dengan budaya dan kelas.  

Indira adalah penyanyi kafe yang saling jatuh cinta dengan Krisna (Rizky Hanggono). Krisna adalah keturunan keluarga kaya, yang diceritakan baru saja pulang dari sekolah luar negeri. Keduanya diam-diam menjalin hubungan romantis, meski sempat ditentang oleh keluarga Krisna. 

Dari hubungan itu, Indira mengalami kehamilan. Keluarga Krisna yang mengetahui, memaksanya untuk menggugurkan kandungan. Mereka tak mau jika keluarga besar dan relasi bisnis mereka tau, jika cucu mereka lahir dari kandungan seorang perempuan penyanyi kafe. Bukan saja dianggap sebagai “kasta rendah” tapi pekerjaan itu seringkali distereotipkan sebagai pekerjaan perempuan “penggoda”. 

Baca Juga: Film ‘Mary’: Tuai Kritik Atas Pemilihan Aktris dan Perspektif Sejarah yang Dipakai

Indira dengan segala dayanya, ingin tetap mempertahankan kehamilannya. Dia kemudian melahirkan anak perempuan yang diberi nama Kayla (Afsheena Zerina). Indira mengalami perjalanan penuh perjuangan untuk membesarkan Kayla dengan kasih sayang. Meski dunia tak selalu baik-baik saja. 

Kayla mengabadikan perasaan, kasih sayang, dan bahasa cinta kepada ibunya itu lewat lagu-lagu yang dinyanyikannya. Makanya, munculah judul film ini ‘Lagu Cinta untuk Mama’. Namun, bisakah ibu dan anak perempuannya ini bisa terus bertahan? Bagaimana lika-liku yang mereka hadapi? 

Selain Jenny Zhang (Indira), Afsheena Zerina (Kayla), Rizky Hanggono (Krisna), film Lagu untuk Mama ini juga dibintangi oleh Ayu Laksmi (Gayatri), Raissa Hanggini, Niluh Djelantik, Namira dan Rani Someng. 

Kamu bisa menonton film ‘Lagu Cinta untuk Mama’ garapan sutradara Hasto Broto dan produser Kevin J Permana ini, pada 29 Januari 2025 mendatang. 

2.Zanna: Whisper of Volcano Isle

Film animasi tentang persahabatan dan petualangan perempuan muda bernama Zanna siap membuat awal tahun 2025 jadi seru. Ini adalah film animasi karya anak bangsa berbahasa Indonesia garapan MNC Animation dan MNC Picture yang tayang pada 2 Januari 2025. 

Dari cuplikan trailer resminya, kamu akan dikenalkan dengan dunia Zanna dan teman-temannya yang penuh warna dan memikat. Berbagai karakter dalam film ini, Zanna yang pemberani, teman peri perempuan bernama Dinda dan Novi, makhluk menggemaskan Bonbon, kadal terbang humoris Drako dan Atlas yang memimpin dunia bawah tanah yang menakutkan. 

Zanna adalah sosok yang punya karakter berani dan rasa ingin tahu tinggi. Suatu ketika dia melakukan perjalanan tak disengaja yang mempertemukannya dengan teman-temannya itu. Mereka bersatu menghadapi ancaman dari kekuatan gelap yang dipimpin Atlas. Bukannya tanpa rintangan, mereka pun menghadapinya. 

Meski begitu, hal berat itu mengajarkan Zanna dan teman-temannya soal arti kerjasama, persahabatan, dan keberanian menghadapi masalah. 

Baca Juga: Film ‘Kaka Boss’: Upaya Mendobrak Stereotipe Orang Timur

Animasi ini tak hanya dikabarkan bakal berwarna dan eye catching, namun juga memberikan pesan-pesan penting yang memberdayakan perempuan. Termasuk, anak dan remaja perempuan yang menontonnya. 

Para talenta suara yang mengisi animasi ‘Zanna: Whisper of Volcano Isle’ ini berasal dari selebriti Indonesia seperti Alya Nurshabrina, Ghea Indrawari, Brooklyn Alif Rea, Ayu Dyah Pasha, dan Robby Purba. 

Selain di Indonesia, ZANNA: Whisper of Volcano Isle direncanakan akan tayang Worldwide Premiere di negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

3.Satu Imam Dua Makmum

Film yang skenarionya ditulis oleh Ratih Kumala (penulis Gadis Kretek) ini, menceritakan tentang pergulatan batin dalam rumah tangga seorang perempuan bernama Anika (Amanda Manopo) yang menikah dengan Arman (Fedi Nuril). Arman adalah duda dari mendiang istrinya yang sudah meninggal dunia, Leila (Revalina S. Temat). 

Dilansir laman IMDb dan Instagram Base Entertainment, film Satu Imam Dua Makmum menceritakan tentang perjalanan pernikahan antara Anika dan Arman. Tetapi, setelah pernikahan berlangsung ternyata Arman merupakan seseorang yang masih mencintai mendiang istrinya, Leila yang meninggal empat tahun lalu.

Anika memasuki pernikahan ini dengan harapan besar. Dia pun berupaya terus melakukan yang terbaik sebagai istrinya Arman. Namun, Anika mulai melihat sisi lain dari Arman yang tak pernah ia bayangkan. Salah satunya seperti harus tidur terpisah dari Arman hingga Ia yang tidak mau menjadi imam shalat. Arman juga enggan memperkenalkan istrinya di depan teman-temannya.

Hati Anika semakin hancur ketika mengetahui hati Arman masih dipenuhi kenangan bersama Leila. Apakah Anika dan Arman akan terus bersama dengan situasi ini? 

Baca Juga: Mengenang Maggie Smith, Aktris Kawakan yang Cerdas dan Tajam

‘1 Imam 2 Makmum’ ini disebutkan diangkat dari kisah nyata dari banyaknya kasus dari konflik pernikahan. Dimana pasangan masih belum move on dari pasangan sebelumnya ketika dia menikah dengan orang lain.  

Jika kamu menonton film ini, kamu perlu melihat film ini secara kritis dari sudut pandang perempuan. Bagaimana perempuan menghadapi persoalan yang kompleks karena “tuntutan-tuntutan sosial” yang ada di masyarakat. Seperti kaitannya dengan pernikahan, dia dikonstruksikan harus “manut” suami. Bahkan, mirisnya mesti dibandingkan (diversuskan) dengan sesama perempuan agar bisa dianggap eksistensinya. 

Di satu sisi, perempuan juga terus mengalami subordinasi sebagai yang harus “dinomorduakan” dan dianggap pasif. Termasuk dalam menjalin hubungan dan mengungkapkan perasaannya. 

Film Satu Imam Dua Makmum didukung sederet aktor ternama, yaitu Irgi Achmad Fahrezi, Maheera Yusuf, Marini Soerjosoemarno, Sari Nila, Siti Fauziah, Fanny Fadillah, Novita Angie. Ada pula Tommy Fadjar, Meisya Siregar, Dendy Subangil, Indra Brasco, Mona Ratuliu dan Leony Vitria Hartanti.

4.Grafted

Film garapan sutradara Kiwi Sasha Rainbow, Grafted, menjadi film perempuan selanjutnya yang direncanakan tayang pada 25 Januari 2024 mendatang. Film ini ditulis oleh Mia Maramara, Hweilling Ow, dan Lee Murray. 

‘Grafted’ bercerita tentang seorang perempuan yang menjadi mahasiswa penerima beasiswa China bernama Wei. Dia cerdas sekaligus canggung secara sosial. Tiba di Auckland, Selandia Baru, dia belajar Biologi. Berharap bisa melanjutkan pekerjaan mendiang ayahnya yang seorang ilmuwan. 

Namun, perjalanannya belajar di kampus bergengsi soal penelitian media itu, tidak berjalan mulus. Karena karakternya yang pemalu, tertutup, dan menyembunyikan tanda lahir genetiknya, Wei dijauhi. Ada isu bullying dan body shaming yang berkelindan. 

Menghadapi berbagai tekanan, Wei bertekad untuk membenamkan dirinya ke dalam penelitian. Dia mengerjakan prosedur pencakokan kulit revolusioner yang dapat menyembuhkan kelainan bentuknya. Eksperimen demi eksperimen dilakukan, hingga Wei melakukan hal yang tak terduga. Bagaimana perjalanan hidup Wei selanjutnya?

Sebelum menonton film dari Mr. Smith Entertainment ini, peringatan film ‘Grafted’ ini tergolong cukup menegangkan dan ada adegan kekerasan. Pastikan, kamu dalam kondisi siap mental, ya

5.Inheritance 

Jika kamu suka film misteri, ‘Inheritance’ ini bisa jadi salah satu rekomendasi film yang bisa kamu tonton. Sepanjang film yang bernuansa gelap, menjadikan film ini terasa lebih menegangkan. Film ini dibintangi seorang perempuan bernama Maya (Dynevor). 

Saat menonton ‘Inheritance’ kamu akan dibawa seolah menjadi teman perjalanan Dynevor membuka teka-teki sosok ayahnya, Sam. Dia pernah menjadi mata-mata. Di salah satu scene, Ia tiba-tiba mendapati dirinya berada di pusat konspirasi internasional yang harus segera melarikan diri. Jika mereka menemukannya, mereka bisa membunuhnya. 

Film ini akan menyuguhkan thriller yang rumit sekaligus intim. Banyak sekali bidikan close-up intens ala Go-pro dari Dynevor. Dalam usahanya mencari jawaban-jawaban, dia menjadi target dan terus berupaya mencari jalan keluar. Di satu sisi, dia harus terus menjelajahi dunia, menguasai keterampilan ayahnya, untuk bisa mengungkap misteri masa lalunya. Bisakah Dynevor mencapai misinya?

Baca Juga: ‘Cinta Tak Seindah Drama Korea’: Dilema Cinta dan Persahabatan yang Saling Menguatkan

‘Inheritance’ yang tayang pada 24 Januari 2024 ini, dibintangi oleh Phoebe Dynevor, Rhys Ifans, Ciara Baxendale, dan Majd Eid. Penulis skenarionya adalah Neil Burger dan Olen Steinhauer serta diproduksi oleh Neil Burger, Bill Block dan Charles Miller. 

Film ini disutradarai oleh pembuat film Amerika, Neil Burger yang sebelumnya pernah menyutradarai film ‘Interview with the Assassin’, ‘The Illusionist’, ‘The Lucky Ones’, ‘Limitless’, ‘Divergent’, ‘The Upside’, ‘Voyagers’, dan ‘The Marsh King’s Daughter’.

Jadi, tunggu apalagi, segera catat tanggalnya! Kamu bisa menontonnya sendiri atau bersama orang-orang terkasih di bioskop terdekatmu.

(Foto: Akun resmi Instagram 1 Imam 2 Makmum)

Nurul Nur Azizah

Redaktur Pelaksana Konde.co
Republikasi artikel ini, klik tombol di bawah

Creative Commons License

1. Silakan lakukan republikasi namun tidak boleh mengedit artikel ini, cantumkan nama penulis, dan sebut bahwa artikel ini sumbernya dari konde.co, tautkan URL dari artikel asli di kata “konde.co”. Anda bebas menerbitkan ulang artikel ini baik online maupun cetak di bawah lisensi Creative Commons.

2. Artikel kami juga tidak boleh dijual secara terpisah atau menyebarkannya ke pihak lain demi mendapatkan keuntungan material.

Let's share!