Skip to content
Facebook Twitter Youtube Instagram
Logo-Konde-Merah-(1)--
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin
  • Home
  • Voices
    • Perspektif
    • Peristiwa
    • Relax
    • Perempuan Timur
    • Suara Pekerja
  • Edisi Khusus
    • Klinik Hukum Perempuan
    • Kamus Feminis
    • Publishing
  • English Section
  • Home
  • Voices
    • Perspektif
    • Peristiwa
    • Relax
    • Perempuan Timur
    • Suara Pekerja
  • Edisi Khusus
    • Klinik Hukum Perempuan
    • Kamus Feminis
    • Publishing
  • English Section
  • Home
  • Voices
    • Perspektif
    • Peristiwa
    • Relax
    • Perempuan Timur
    • Suara Pekerja
  • Edisi Khusus
    • Klinik Hukum Perempuan
    • Kamus Feminis
    • Publishing
  • English Section
  • Home
  • Voices
    • Perspektif
    • Peristiwa
    • Relax
    • Perempuan Timur
    • Suara Pekerja
  • Edisi Khusus
    • Klinik Hukum Perempuan
    • Kamus Feminis
    • Publishing
  • English Section
Facebook Twitter Youtube Instagram
Membership
Facebook Twitter Youtube Instagram Linkedin
Facebook Twitter Youtube Instagram
Membership
  • Home
  • Voices
    • Peristiwa
    • Vox Pop
    • Inspirasi
    • Perspektif
  • Relax
    • Buku
    • Film
    • Sastra
  • Konde Talks
  • Video
  • Community
    • Event
    • Sponsored Content
  • Suara Pekerja
  • Riset & Jurnalisme Data Gender
  • Klinik Hukum Perempuan
  • Book & Publishing
  • Edisi Khusus
  • Perempuan dan Pemilu
  • English Section
  • Home
  • Voices
    • Peristiwa
    • Vox Pop
    • Inspirasi
    • Perspektif
  • Relax
    • Buku
    • Film
    • Sastra
  • Konde Talks
  • Video
  • Community
    • Event
    • Sponsored Content
  • Suara Pekerja
  • Riset & Jurnalisme Data Gender
  • Klinik Hukum Perempuan
  • Book & Publishing
  • Edisi Khusus
  • Perempuan dan Pemilu
  • English Section

perempuan adat

Para perempuan Kaluppini menyiapkan makanan untuk ritual adat, Senin (26/5/2025). Ketahanan pangan menjadi isu yang dihadapi masyarakat Kaluppini di tengah perubahan iklim. (foto: dok. Konde.co/Salsabila Putri Pertiwi)

Padi Jadi Jagung, Cara Masyarakat Adat Kaluppini Bertahan dalam Perubahan Iklim

Salsabila Putri Pertiwi September 1, 2025

Perempuan Adat Pikul Beban Akibat Terisolasinya Pulau Enggano

Anita Dhewy July 10, 2025

Jauh Dari Gegap Gempita, Perempuan Adat Menjadi Game Changer

Nindya Auliarachmi July 9, 2025

Semula Ditinggal, Perempuan Adat Kaluppini Berhasil Perjuangkan Aturan Desa Inklusi

Salsabila Putri Pertiwi July 3, 2025

‘Hidup Mati Kami di Sini’ Perlawanan Perempuan di tengah Terjal 15 Tahun RUU Masyarakat Adat

Anita Dhewy March 13, 2025

“Kami Tidak Akan Angkat Kaki,” Perempuan Adat Melawan Penggusuran PT Krisrama

Anna Djukana February 19, 2025

“Tanah Itu Hidup Kami, Akan Kami Perjuangkan,” Perempuan Adat Soge dan Goban Melawan Kriminalisasi PT Krisrama

Anna Djukana November 28, 2024

Mengapa Kita Memilih Pangan Ultra-Processed dan Meledek Rempah?: Refleksi Jalur Rempah dari Perempuan Adat

Luthfi Maulana Adhari July 18, 2024
Menuntut keadilan atas masyarakat adat Papua di Konferensi Tenurial 2023. (Foto: dok. Konde.co/Salsabila Putri Pertiwi)

Meneropong Hilal RUU Masyarakat Adat dari Lensa Perempuan Adat

Luthfi Maulana Adhari July 16, 2024
Perempuan Dayak Kayaan (foto: misterpangalayo)

Deurbanisasi dan Kekuatan Perempuan Desa Datah Dian: Revolusi Tenang dari Pedesaan

Luthfi Maulana Adhari July 9, 2024
Load More

video

Mari Menulis

Kami memanggil kamu yang peduli dengan penguatan narasi yang berperspektif perempuan dan kelompok marjinal di media untuk menulis di Konde.co. Dengan mengirim tulisan ke Konde.co, kamu juga turut mendukung jurnalisme publik Konde.co bisa terus hidup.
Daftar

MORE THAN WORK

latest news

Warga Dusun Malapoma, Nagekeo, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur memilih berdiam di pekarangan rumah usai diguncang gempa pada Sabtu, 15 Agustus 2026. (foto: dok. Hermina Mawa (Mince))

Kisah Perempuan Terdampak Gempa Flores: Bertahan di Tengah Gempa Susulan, Mereka Butuh Bantuan Segera

Ilustrasi tuntutan 'tubuh valid' yang menginvalidasi tubuh sakit dan disabilitas

Republik yang Tuntut Tubuh Harus Valid, Sakit Dianggap Aib dan Banyak Drama

Dilema Independen Woman: Ketika Kemandirian Jadi Alasan Bagi Laki-laki untuk Lepas Tangan

The Violence We Don’t Talk About: Queer Survivors of Intimate Partner Violence Amidst the Already Shrinking Safe Space

Boikot Spider-Man: Brand New Day Adalah Sikap Solidaritas Feminis

Ilustrasi perempuan terpenjara bahasa

Dari “Segel” Hingga “Pink”, Bahasa Patriarki Mengatur dan Memenjarakan Tubuh Perempuan

Tweets by konde_co
Tulisan-Konde-footer
  • Tentang Konde.co
  • Penghargaan
  • Kolaborasi & Partnership
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Konde.co
  • Penghargaan
  • Kolaborasi & Partnership
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tim Konde.co
  • Kontak
  • Dukung Konde.co
  • Tim Konde.co
  • Kontak
  • Dukung Konde.co
  • Laporan Tahunan
  • Panduan Media
  • Laporan Transparansi
  • Laporan Tahunan
  • Panduan Media
  • Laporan Transparansi
JTI-certified-1-320
Trustworthy News

Support by Arkea.id

  • Home
  • Voices
    • Peristiwa
    • Vox Pop
    • Inspirasi
    • Perspektif
  • Relax
    • Buku
    • Film
    • Sastra
  • Konde Talks
  • Video
  • Community
    • Event
    • Sponsored Content
  • Suara Pekerja
  • Riset & Jurnalisme Data Gender
  • Klinik Hukum Perempuan
  • Book & Publishing
  • Edisi Khusus
  • Perempuan dan Pemilu
  • English Section
Search
Facebook Twitter Youtube Instagram